Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

BHABINKAMTIBMAS NGESTIHARJO HADIRI PERTEMUAN KADER POSYANDU, AJAK WARGA WUJUDKAN LINGKUNGAN AMAN DAN RAMAH ANAK

  Wates -Dalam rangka mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan bebas dari kekerasan dalam keluarga, Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngestiharj...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Senin, 01 Juni 2026

BHABINKAMTIBMAS NGESTIHARJO HADIRI PERTEMUAN KADER POSYANDU, AJAK WARGA WUJUDKAN LINGKUNGAN AMAN DAN RAMAH ANAK

 


Wates -Dalam rangka mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan bebas dari kekerasan dalam keluarga, Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngestiharjo Polsek Wates, Aipda Arif Fahrudin menghadiri kegiatan sambang dan pertemuan kader Posyandu yang dilaksanakan di Aula Kalurahan Ngestiharjo, Senin (25/05/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kader Posyandu Kalurahan Ngestiharjo dan menghadirkan narasumber dari Puskesmas Wates serta PLKB Kapanewon Wates, Ibu Amah Amrilluloh, S.Sos.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai pentingnya peran keluarga dan kader Posyandu dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat serta mendukung tumbuh kembang anak tanpa kekerasan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas Polri bersama masyarakat dalam mendukung program kesehatan sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kalurahan Ngestiharjo.

Pada kesempatan tersebut, Aipda Arif Fahrudin juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para kader Posyandu dan warga yang hadir, diantaranya agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur penawaran hadiah, investasi maupun membuka aplikasi atau tautan dari orang yang tidak dikenal guna menghindari maraknya penipuan online.

"Selain itu masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dengan tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan saat diparkir" kata Bhabinkamtibmas. 

Tidak hanya itu, warga juga diingatkan agar selalu waspada terhadap tindak pencurian rumah kosong dengan memberitahukan kepada tetangga ataupun aparat lingkungan apabila rumah akan ditinggalkan dalam waktu beberapa hari.

Melalui kegiatan sambang dan komunikasi langsung bersama masyarakat seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan warga semakin dekat sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam menjaga keamanan lingkungan

Wakapolres Kulonprogo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Mako Polres Kulonprogo

 



Kulon Progo – Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M. memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Kulonprogo, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama, personel Polres Kulonprogo, serta ASN Polri dengan penuh khidmat.


Upacara dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan Polri. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kulonprogo membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.


Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia.


"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah berbagai tantangan global dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu mempersatukan keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa dalam satu ikatan kebangsaan," demikian salah satu bagian amanat yang dibacakan Wakapolres.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam diplomasi Indonesia di tingkat internasional.


Selain itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam setiap tindakan dan keputusan sehari-hari. Pemerintah pusat maupun daerah juga diingatkan agar setiap kebijakan yang diambil senantiasa berlandaskan keadilan sosial serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, diharapkan seluruh personel Polri semakin memperkokoh komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan bangsa, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.


Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga selesai, sebagai wujud penghormatan kepada dasar negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kapolres Kulonprogo Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Pemda Kulon Progo

 



Kulon Progo – Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H. menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Senin (1/6/2026).


Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 0731/Kulon Progo, perwakilan Kejaksaan Negeri Kulon Progo, Brimob, serta pejabat instansi vertikal dan pemerintah daerah.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kulon Progo membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang abadi.


"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," demikian salah satu kutipan amanat yang dibacakan Bupati Kulon Progo.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila merupakan "bintang penuntun" yang telah terbukti mampu menjaga persatuan bangsa Indonesia di tengah keberagaman yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan suku bangsa. Di tengah dunia yang diwarnai berbagai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.


Selain itu, Pancasila disebut sebagai "jangkar moral" bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi yang sangat cepat hingga dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.


Kehadiran Kapolres Kulon Progo bersama unsur Forkopimda dalam upacara tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo.


Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, diikuti peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.