Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Quick Respon 110 Polsek Temon Amankan Orang Mabuk

  TEMON- Polsek Temon melakukan quick respon 110 terkait pengaduan warga, adanya  orang mabuk di depan BRI Unit Jangkaran Temon yang menggan...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Sabtu, 18 April 2026

Quick Respon 110 Polsek Temon Amankan Orang Mabuk

 


TEMON- Polsek Temon melakukan quick respon 110 terkait pengaduan warga, adanya 
orang mabuk di depan BRI Unit Jangkaran Temon yang mengganggu nasabah dan ketertiban umum, Rabu (15/4/2026) siang.
Pengaduan tersebut diterima dari warga melalui call center 110, dan segera ditindak lanjuti oleh anggota Polsek Temon. 

Kanit Samapta Polsek Temon Iptu Sundoro bersama anggota segera mendatangi TKP di kantor BRI Unit Jangkaran, Temon dan mengamankan seorang berinisial AYS (38) dalam keadaan mabuk, selanjutnya petugas membawa AYS ke Polsek Temon guna pemeriksaan lebih lanjut. 
Melalui kegiatan ini, Kapolsek Temon AKP Joko Nugroho, S.H.,  melalui Kanit Samapta Iptu Sundoro menjelaskan, " Kami Polsek Temon, Polres Kulonprogo berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya melalui respons cepat layanan 110. Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah hukum Polsek Temon".
Lebih lanjut ia mengharapkan, " Jika warga masyarakat mendapati atau melihat kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan ataupun membutuhkan bantuan Polisi, jangan ragu untuk menghubungi call center 110", ujar Iptu Sundoro. 

Bhabinkamtibmas Hadir di Tengah Warga, Bantu Penebangan Pohon Demi Keselamatan Bersama

 


Wates – Wujud kepedulian terhadap keselamatan warga kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kalurahan Bendungan Polsek Wates. Pada Kamis (16/04/2026), Aiptu Jajuli B. bersama warga masyarakat Padukuhan Bendungan Kidul melaksanakan kegiatan kerja bakti sekaligus problem solving dengan membantu proses penebangan pohon kelapa yang dinilai berpotensi membahayakan.

Pohon kelapa tersebut berada sangat dekat dengan rumah warga, sehingga berisiko menimbulkan musibah seperti tertimpa batang pohon maupun jatuhnya buah kelapa. Melihat kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi sekaligus turut membantu secara langsung proses penebangan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, proses penebangan dilakukan secara hati-hati demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Jajuli B. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keselamatan warga.
"Kami hadir untuk membantu masyarakat apabila terdapat potensi bahaya di lingkungan, seperti pohon yang berisiko tumbang. Kami juga mengimbau kepada warga agar segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan, sehingga dapat segera ditangani bersama demi keamanan dan keselamatan lingkungan," ungkapnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dinilai sigap dan peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan imbauan kamtibmas agar warga selalu waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat seperti ini terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

 

HUMANIS, BHABINKAMTIBMAS NGESTIHARJO TAKZIAH DAN SAMBANG WARGA BERDUKA

 


Wates – Wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat terus ditunjukkan oleh jajaran Polsek Wates. Pada Jumat (17/04/2026), Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngestiharjo, Aipda Arif Fahrudin, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus takziah ke rumah duka almarhumah Ibu Supirah (83 tahun) di Padukuhan Granti Kulon, Kalurahan Ngestiharjo.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas dalam menjalin silaturahmi dan memberikan dukungan moril kepada warga binaan, khususnya yang sedang mengalami musibah.

Dalam suasana duka yang penuh haru, Aipda Arif Fahrudin menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah. Ia juga mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta seluruh amal ibadahnya diterima. Selain itu, kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Arif Fahrudin menyampaikan bahwa kegiatan takziah yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Ibu Supirah. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Kehadiran kami di sini merupakan wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, karena kami ingin selalu hadir tidak hanya saat masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga saat mengalami duka," ujarnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat yang sedang berduka ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu peduli terhadap kondisi sosial warganya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Wates.

 

Jumat, 17 April 2026

Kompolnas Apresiasi Polda DIY Sebagai Role Model Dalam Implementasi Paradigma Polri yang Humanis

 


 

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan kunjungan kerja ke Polda DIY selama tiga hari (15-17 April 2026) dalam rangka pengumpulan data terkait sarana-prasarana (sarpras), materiil/logistik, anggaran, serta sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari penguatan paradigma baru Polri yang semakin humanis.

Kunjungan yang dipimpin oleh Mochammad Choirul Anam tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan dan implementasi kinerja kepolisian di wilayah DIY dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kompolnas melakukan pendalaman data serta diskusi bersama jajaran Polda DIY guna memastikan bahwa aspek sarpras, anggaran, dan SDM telah berjalan selaras dengan tuntutan transformasi Polri yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kompolnas menilai bahwa Polda DIY telah mampu mewujudkan paradigma kepolisian yang humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Salah satu indikatornya terlihat dari penanganan aksi unjuk rasa yang mengedepankan pendekatan kearifan lokal, sehingga situasi tetap terkendali tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Atas capaian tersebut, Kompolnas berharap Polda DIY dapat menjadi laboratorium sentral atau role model bagi Polda lain di Indonesia dalam mengimplementasikan paradigma baru pelayanan Polri yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kompolnas juga melakukan peninjauan ke Satuan Brimob Polda DIY guna melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana pendukung tugas Brimob dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah DIY.

Sementara itu, Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyambut baik atas kunjungan Kompolnas di jajaran Polda DIY sebagai momentum untuk mengevaluasi sejauhmana  kinerja Polda DIY dalam melayani masyarakat.
“Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk pengawasan eksternal untuk memotret Polda DIY dari luar, sehingga kami sangat berterima kasih Polda DIY dijadikan sebagai salah satu objek kunjungan untuk memastikan bahwa pelaksanaan tugas Polri di wilayah DIY telah berjalan sesuai dengan paradigma Polri yang humanis dan melayani. Kami juga berharap hasil dari kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
 

Kapolres Kulonprogo Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Pelayanan

 


 

Kulon Progo – Kapolres Kulonprogo Ridho Hidayat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional sebagai Inspektur Upacara yang dilaksanakan di halaman depan Polres Kulonprogo pada Jumat (17/4/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polres Kulonprogo, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Kulonprogo. Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta peningkatan kinerja dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam amanatnya, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menekankan bahwa pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk mengingat kembali serta mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing personel.

“Jadikan upacara ini sebagai momentum untuk mengingat dan mengevaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan tupoksi kita. Apabila masih terdapat kekurangan, mari kita maksimalkan kinerja guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman.

Melalui kegiatan upacara Hari Kesadaran Nasional ini, diharapkan seluruh personel Polres Kulonprogo semakin termotivasi untuk terus memperbaiki kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban. 

Rabu, 15 April 2026

Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026

 


Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo memberikan pengarahan strategis kepada jajaran dalam kegiatan Rakernis Humas Polri 2026 di Jakarta (15/04). Dalam arahannya,  Wakapolri mengapresiasi peningkatan kualitas strategi manajemen media yang dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. “Humas adalah suara dan telinga institusi. Peran ini menempatkan Humas di garis depan sekaligus garis terakhir dalam menjaga marwah Polri,” tegas Komjen. Pol Dedi Prasetyo.

Lebih dari sekadar juru bicara, Wakapolri menyampaikan bahwa Humas Polri merupakan komunikator strategi yang harus dapat mengelola persepsi publik terutama dalam membangun kepercayaan publik. “Humas bukan sekadar juru bicara, tetapi strategic communication hub yang mengelola persepsi publik, membangun kepercayaan, serta melawan disinformasi untuk mendukung legitimasi institusional,” tegas Wakapolri.

Wakapolri menekankan bahwa Divhumas harus mampu bertransformasi melalui pendekatan intelligence-led communication, dengan mengoptimalkan sistem berbasis big data dan artificial intelligence seperti monitoring real-time, analisis cerdas, hingga respons cepat terhadap isu. Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan framework komunikasi berbasis akurasi, relevansi, hingga tujuan yang jelas dalam setiap produksi konten.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya internalisasi fungsi kehumasan di seluruh lini organisasi Polri. Mengacu pada Perkap Nomor 6 Tahun 2023, fungsi kehumasan tidak hanya diemban oleh personel Humas, tetapi seluruh anggota Polri. “Di tengah arus informasi yang serba cepat, setiap personel harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tepat, dan penuh empati,” jelasnya.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Wakapolri mengingatkan bahwa seluruh jajaran Humas harus memahami arah kebijakan nasional melalui RPJPN 2025-2045, termasuk delapan agenda pembangunan nasional dan transformasi digital sebagai pilar utama. Hal ini penting agar komunikasi publik Polri selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Wakapolri juga menjelaskan terkait Grand Strategy Polri 2025–2045 yang terbagi dalam empat tahap, mulai dari penguatan pondasi organisasi hingga terwujudnya Polri yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat. Lima tujuan utama Polri juga harus dicapai secara terukur, mulai dari menjaga kamtibmas, penegakan hukum yang adil dan humanis, hingga transformasi menuju organisasi modern berbasis teknologi.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya optimalisasi War Room Humas sebagai pusat kendali informasi untuk memonitor isu viral, menganalisis tren, serta menentukan langkah mitigasi dan amplifikasi secara cepat dan tepat.

Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan bahwa Divisi Humas Polri adalah representasi utama dalam komunikasi Polri kepada masyarakat. “Humas harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan strategic intelligence-led communication, sekaligus menjaga marwah institusi Polri di ruang publik,” pungkasnya. 

Bhabinkamtibmas Jadi Pembina Upacara, Sampaikan Edukasi Anti-Bullying kepada Siswa SD

 


Kalibawang — Bhabinkamtibmas Kalurahan Banjarasri Polsek Kalibawang Aiptu Endis Triyanto melaksanakan kegiatan Polisi Goes To School (PGTS) dengan menjadi pembina upacara bendera hari Senin di SD Boro Suci Banjarasri, Kapanewon Kalibawang, pada Senin (13/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Endis Triyanto bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat kepada para siswa mengenai pentingnya mencegah tindakan bullying atau perundungan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Ia menegaskan bahwa bullying, baik dalam bentuk fisik, verbal, sosial, maupun cyberbullying, merupakan tindakan yang melanggar hukum serta bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif dari tindakan perundungan, baik secara psikologis maupun sosial, yang dapat merusak masa depan korban maupun pelaku. Dalam kesempatan tersebut, siswa juga diimbau untuk berani berbicara dan melaporkan kepada guru, wali kelas, maupun pihak kepolisian apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying di lingkungan sekolah.

Aiptu Endis Triyanto menyampaikan bahwa edukasi anti-bullying ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya sekolah ramah anak serta membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar. “Kami mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, tidak melakukan perundungan, serta berani melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan bullying. Dengan begitu, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa,” ujarnya.

Selain menyampaikan materi anti-bullying, Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan kamtibmas terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas, serta menghindari kenakalan remaja lainnya. Kegiatan ini merupakan bentuk kemitraan antara Polri dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter positif, disiplin, dan berakhlak mulia, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di lingkungan sekolah.