Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Kapolres Kulonprogo Hadiri Malam Tirakatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo

    KULON PROGO – Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menghadiri acara Malam Tirakatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi k...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026

Kapolres Kulonprogo Hadiri Malam Tirakatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo

 

 

KULON PROGO – Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menghadiri acara Malam Tirakatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo yang diselenggarakan di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah terbentuknya Kabupaten Kulon Progo, merefleksikan perjalanan pembangunan daerah, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan Kulon Progo yang harmonis dan sejahtera.

Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menyampaikan bahwa malam tirakatan merupakan kesempatan untuk mengenang sejarah panjang daerah sekaligus merenungkan berbagai kekurangan dan tantangan sebagai bahan menentukan langkah ke depan.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan penghormatan kepada para sesepuh, orang tua, serta tokoh-tokoh terdahulu yang telah berjuang, berkorban, dan menyumbangkan tenaga, pikiran, maupun harta demi kemajuan Kabupaten Kulon Progo.

Secara historis, Kabupaten Kulon Progo resmi terbentuk pada 15 Oktober 1951 melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1951, sebagai hasil penggabungan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Adikarta, dengan Wates sebagai ibu kota kabupaten.

Dalam prosesi penyatuan wilayah tersebut, Sri Sultan Hamengku Buwono IX memberikan Pusaka Kanjeng Kyai Amiluhur, sedangkan KGPAA Paku Alam VIII memberikan Pusaka Kanjeng Kyai Bantar Angin. Penyatuan kedua pusaka tersebut memiliki makna simbolis tentang persatuan rakyat Kabupaten Kulon Progo.

Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo tahun ini mengusung tema “Satu Jiwa, Satu Rasa, dari Kulon Progo untuk Indonesia.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kontribusi seluruh elemen masyarakat bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Melalui momentum Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo ini, mari kita terus menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo Dr. H.M. Wahid Jamil, S.Ag., M.Pd., bersama perwakilan pemuka agama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan penyampaian refleksi peringatan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo.

Kehadiran Kapolres Kulonprogo dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap peringatan hari jadi daerah sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Melalui momentum Hari Jadi ke-75 ini, diharapkan semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan terus terpelihara guna mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Kabupaten Kulon Progo yang aman, harmonis, dan sejahtera. 

Dukung Program Swasembada Pangan 2026, Polres Kulonprogo Gelar Tanam Jagung Kuartal IV Bersama Kelompok Tani

 

KULON PROGO – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Polres Kulonprogo melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal IV Tahun 2026 bersama kelompok tani, Kamis (15/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Padukuhan Pleret Kidul, RT 08 RW 04, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, A.Md., Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., Dandim 0731/Kulon Progo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Ketua BPP Pertanian Kabupaten Kulon Progo, Panewu Panjatan, perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kelompok tani se-Kapanewon Panjatan, Wakapolres, Kabag SDM, serta pejabat utama Polres Kulonprogo.

Kegiatan ini merupakan bentuk peran aktif Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya program swasembada pangan melalui peningkatan produksi jagung. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, terutama kelompok tani, sebagai mitra sekaligus penerima manfaat dari hasil panen.

Dalam sambutannya, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung bersama kelompok tani merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Kulon Progo.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mendukung pelaksanaan swasembada pangan di Republik Indonesia, khususnya di Kabupaten Kulon Progo. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga memfasilitasi kelompok tani agar bersama-sama mendukung program pemerintah, salah satunya melalui penanaman jagung,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai kendala di sektor pertanian. Menurutnya, keterbukaan dalam berkomunikasi diperlukan agar setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat dicarikan solusi bersama.

“Apabila ada kesulitan, pemerintah terbuka untuk berkomunikasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat. Semoga melalui kegiatan penanaman jagung ini, kita dapat memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kulon Progo,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa benih jagung, alat tanam jagung, dan pupuk kepada Kelompok Tani Putra Pesisir. Selanjutnya, para pejabat dan perwakilan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan penanaman jagung Kuartal IV Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Polres Kulonprogo berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok tani dapat terus diperkuat guna meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung ketahanan pangan, serta mewujudkan program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. 

Rabu, 14 Oktober 2026

Polres Kulonprogo Gelar Pelatihan Pelayanan Inklusif Tahun 2026, Tingkatkan Kualitas Pelayanan bagi Kelompok Difabel

 

KULONPROGO – Polres Kulonprogo menggelar Pelatihan Pelayanan Inklusif Tahun 2026 bagi personel petugas pelayanan publik Polres Kulonprogo dan Polsek jajaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Hotel Novotel YIA Kulonprogo.

Kegiatan dibuka oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., dan dihadiri Kabagren Polres Kulonprogo Kompol Julianta Kusnadi, S.H., M.H., narasumber dari Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB), Ajiwan Arief Hendradi, serta panitia dan peserta pelatihan dari berbagai fungsi pelayanan di Polres Kulonprogo dan Polsek jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolres Kulonprogo menyampaikan bahwa personel Polri merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap petugas perlu memiliki pemahaman dan kemampuan yang memadai dalam memberikan pelayanan yang ramah, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Bagren dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan penting bagi personel untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami kebutuhan serta cara berinteraksi yang tepat dengan penyandang disabilitas.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh petugas pelayanan dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana memberikan pelayanan yang inklusif kepada kelompok difabel, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang aman, nyaman, dan maksimal,” ujar AKBP Ridho Hidayat.

Sementara itu, narasumber dari SIGAB, Ajiwan Arief Hendradi, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada personel mengenai prinsip dan praktik pelayanan inklusif. Ia menjelaskan bahwa penyandang disabilitas tetap memiliki kemampuan untuk mengakses pelayanan secara mandiri apabila didukung oleh petugas yang memahami kebutuhan serta cara memberikan bantuan secara tepat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pelayanan inklusif sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Materi diharapkan dapat meningkatkan kepekaan personel terhadap kebutuhan penyandang disabilitas serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih setara dan tidak diskriminatif.

Pelatihan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, sesi istirahat, makan, dan ibadah, serta diakhiri dengan penutupan kegiatan.

Melalui pelatihan Pelayanan Inklusif Tahun 2026 ini, Polres Kulonprogo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, humanis, dan inklusif, sehingga seluruh masyarakat tanpa terkecuali dapat memperoleh pelayanan kepolisian secara optimal. 

Kapolres Kulonprogo Pimpin Pengaturan Lalu Lintas Pagi, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Aman dan Lancar

 

 

KULONPROGO – Mengawali aktivitas masyarakat pada pagi hari, personel Polres Kulonprogo melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin)  pagi di sejumlah titik wilayah hukum Polres Kulonprogo, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB hingga selesai tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H.

Personel ditempatkan pada sejumlah titik yang membutuhkan kehadiran petugas, terutama di lokasi dengan peningkatan aktivitas kendaraan pada jam berangkat kerja, sekolah, maupun aktivitas masyarakat lainnya.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus memantau situasi lalu lintas guna menjaga kelancaran, ketertiban, dan keselamatan pengguna jalan. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas pagi dengan aman dan nyaman.

Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Gatur Pagi merupakan bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga kelancaran dan ketertiban lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk.

“Melalui kegiatan Gatur Pagi, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran personel di lapangan dapat membantu kelancaran aktivitas masyarakat serta memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan,” ujar AKBP Ridho Hidayat.

Kapolres juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Melalui kegiatan rutin Gatur Pagi, Polres Kulonprogo berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Kulonprogo. 

Selasa, 13 Oktober 2026

Wakapolres Kulonprogo Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Girimulyo

 

 

GIRIMULYO, KULONPROGO – Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.H., menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Resarea Kembang Tebu, Jalan Raya Kaligesing Nomor 13, Padukuhan Gendu, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Selasa (13/10/2026).

Upacara yang dimulai pukul 08.20 WIB tersebut dipimpin oleh Bupati Kulonprogo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., selaku inspektur upacara, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, perangkat kalurahan, pelajar, relawan, dan tamu undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin, serta sejumlah pejabat dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kulonprogo.

Dalam sambutannya, Bupati Kulonprogo menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk kerja sama lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 dipusatkan di Padukuhan Jonggrangan, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo. Kegiatan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, dengan melibatkan 70 personel yang terdiri dari unsur TNI-Polri, relawan, masyarakat, dan aparat pemerintah.

Adapun sasaran fisik program tersebut meliputi pembangunan rabat beton pada dua titik dengan panjang masing-masing 360 meter dan 195 meter, rehabilitasi satu unit Musala Nurul Iman, rehabilitasi satu unit pos kamling, serta pembangunan tiga unit gorong-gorong.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, narkoba dan pembinaan kamtibmas, serta pencegahan stunting. T

Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh menyampaikan bahwa Polri mendukung pelaksanaan program TMMD sebagai bentuk sinergi dalam pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk mendukung kelancaran pembangunan serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Muhamad Sholeh.

Upacara pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh inspektur upacara, dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi TMMD di Padukuhan Jonggrangan dan pelaksanaan pengecoran perdana oleh unsur Forkopimda Kabupaten Kulonprogo.

Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, diharapkan pembangunan infrastruktur dan kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Polres Kulonprogo mendukung sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang kondusif.

 

Bhabinkamtibmas Karangwuni Bersama Babinsa dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Lokasi Kebakaran

 

 

WATES, KULONPROGO – Wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangwuni Polsek Wates, Aipda Suprihatin, bersama Babinsa dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan lokasi kebakaran rumah milik Ibu Tri Mulyanti di Padukuhan Pancas RT 10 RW 05, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Jumat (9/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilakukan setelah kebakaran yang terjadi pada Jumat dini hari mengakibatkan sebagian besar bangunan rumah dan sejumlah barang milik korban mengalami kerusakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari lilin berbahan tisu dan minyak goreng yang dinyalakan di atas kursi plastik di dalam kamar tidur. Api kemudian merambat ke kasur, korden jendela, hingga bagian atap dan plafon rumah yang terbuat dari anyaman bambu.

Warga bersama petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Setelah kondisi dinyatakan aman, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan warga bergotong royong membersihkan sisa material kebakaran. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap korban sekaligus memperkuat sinergi TNI-Polri dengan masyarakat.

Aipda Suprihatin menyampaikan bahwa kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah.

“Kami berharap melalui gotong royong ini dapat membantu meringankan beban korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan lilin atau sumber api lainnya serta memastikan api benar-benar padam sebelum beristirahat,” ujar Aipda Suprihatin.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Wates mengajak masyarakat untuk terus memupuk semangat gotong royong dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Polsek Wates berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

 

Polsek Wates Pererat Sinergi dengan Dunia Pendidikan dalam Puncak HUT ke-44 SMA Negeri 2 Wates

 

 

Polsek Wates terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Ps. Kapolsubsektor Wates, Aiptu Ari Nur Ihsanudin, dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 SMA Negeri 2 Wates pada Jumat (9/10/2026) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di panggung utama SMA Negeri 2 Wates, Jalan KH. Wahid Hasyim, Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo.

Kehadiran personel Polsek Wates tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kemitraan dengan pihak sekolah.

Aiptu Ari Nur Ihsanudin menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan penting untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antara Polri dan pihak sekolah semakin erat sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan,” ujar Aiptu Ari Nur Ihsanudin.

Melalui momentum peringatan HUT ke-44 ini, diharapkan hubungan baik antara Polri dan pihak sekolah semakin kuat, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan serta membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan sekolah.

Polsek Wates berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo.