Temon – Dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan serta masyarakat di kawasan pesisir, Polsek Temon terus memperkuat sinergi dengan petugas SAR Linmas Rescue. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang Kamtibmas yang dilaksanakan Ps. Kanit Binmas Polsek Temon Iptu Winarto bersama Briptu Janu. S di Posko SAR Linmas Rescue Pantai Glagah, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (2/9/2026) pukul 10.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan sambang tersebut bertujuan mempererat komunikasi dan kerja sama antara Kepolisian dengan petugas penyelamat pantai, sekaligus memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat di kawasan wisata Pantai Glagah.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Winarto menyampaikan sejumlah imbauan kepada petugas SAR Linmas Rescue agar terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam pemantauan kawasan pantai, kesiapan peralatan penyelamatan, serta memberikan edukasi keselamatan kepada wisatawan dan masyarakat pesisir.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain meningkatkan patroli di zona rawan, khususnya kawasan yang berpotensi terjadi rip current atau arus balik, yang sering kali tidak disadari oleh wisatawan. Pemantauan di area tersebut perlu dilakukan secara rutin dan menyeluruh guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.
Petugas juga diminta meningkatkan kewaspadaan pada jam-jam rawan, terutama sore hari menjelang penutupan kawasan wisata maupun saat masa libur panjang, ketika aktivitas wisatawan biasanya meningkat.
Selain itu, penyisiran kawasan pantai secara berkala perlu dilakukan dengan memanfaatkan sarana yang tersedia, seperti rubber boat, jetski, maupun pemantauan dari darat. Langkah tersebut untuk memastikan tidak ada wisatawan yang berada di area berbahaya tanpa pengawasan.
Iptu Winarto juga mengingatkan pentingnya memastikan seluruh alat utama SAR (Alut SAR), seperti perahu karet, mesin tempel, papan selancar, dan tali penyelamat, dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu. Pengecekan secara rutin perlu dilakukan guna mengantisipasi kendala ketika peralatan tersebut dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Ketersediaan perlengkapan keselamatan seperti life jacket, ring buoy, dan kotak P3K juga harus dipastikan lengkap di setiap pos jaga serta dalam kondisi siap digunakan.
Tidak kalah penting, petugas SAR Linmas Rescue diharapkan memberikan edukasi kepada wisatawan dengan pendekatan yang humanis. Teguran secara ramah namun tegas perlu dilakukan apabila terdapat pengunjung yang mendekati batas aman atau memasuki kawasan yang telah ditandai sebagai area berbahaya, termasuk zona dengan bendera merah.
“Keselamatan setiap pengunjung adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Kepolisian dan SAR Linmas Rescue menjadi benteng utama di Pantai Glagah. Kesiapan alat, kewaspadaan tinggi, dan edukasi yang humanis merupakan kunci agar wisatawan dapat menikmati keindahan pantai ini dengan aman dan nyaman,” ujar Iptu Winarto.
Kehadiran Polsek Temon di Posko SAR Linmas Rescue tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pemantauan, tetapi juga semakin memperkuat kerja sama dan koordinasi dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Dengan sinergi yang baik antara Kepolisian, SAR Linmas Rescue, pengelola kawasan wisata, dan masyarakat, diharapkan Pantai Glagah dapat menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik dan nyaman, tetapi juga aman bagi seluruh wisatawan yang berkunjung.







