Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Bentuk Kepedulian, Peserta Didik Sespimmen Polri dan Personel Polres Kulonprogo Laksanakan Donor Darah.

  Kulon Progo – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan ke-67 Tah...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026

Bentuk Kepedulian, Peserta Didik Sespimmen Polri dan Personel Polres Kulonprogo Laksanakan Donor Darah.

 

Kulon Progo – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan ke-67 Tahun Anggaran 2026 bersama personel Polres Kulonprogo melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan di sela rangkaian Management Course (MC) Level III di Polres Kulonprogo, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh peserta didik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 bersama personel Polres Kulonprogo. Dari kegiatan sosial tersebut berhasil terkumpul sebanyak 20 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Donor darah menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam kunjungan peserta didik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 dalam rangka Management Course (MC) Level III di Polres Kulonprogo. Selain menjadi bagian dari kegiatan pendidikan, agenda tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kasihumas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko mengatakan, kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian bersama dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Donor darah ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari peserta didik Sespimmen bersama personel Polres Kulonprogo. Alhamdulillah, dari kegiatan ini berhasil terkumpul 20 kantong darah yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Iptu Sarjoko.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi karena dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di kalangan anggota Polri.
“Kami mengapresiasi partisipasi seluruh peserta dan personel yang telah mengikuti donor darah. Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada kemanusiaan,” tambahnya.

Iptu Sarjoko juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Kegiatan donor darah berlangsung dengan tertib dan lancar. Sebanyak 20 kantong darah berhasil dikumpulkan sebagai bentuk nyata sinergi dan kepedulian peserta didik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 bersama personel Polres Kulonprogo dalam membantu sesama. 

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

 

Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.

“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.

Kapolri menuturkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.

Khusus di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa. Capaian tersebut menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.

Selain Banten, pembangunan juga dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Pembangunan juga terus dilakukan di Polda-Polda lainnya dengan rata-rata 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.

Tak hanya pembangunan reguler, Polri turut membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana.

Peresmian secara khusus dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.

Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, layanan SIM gratis, serta bakti kesehatan.

Kapolri menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.

Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan Polri akan terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden agar institusi kepolisian senantiasa dekat dengan masyarakat.

“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri. 

Wakapolres Kulon Progo Hadiri Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Kalirejo

 

 

Kulon Progo - Wakapolres Kulon Progo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M., menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0731/Kulon Progo yang digelar di Lapangan Sangon II, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (13/8/2026).

Upacara berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB dan dipimpin oleh Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., serta dihadiri sekitar 300 peserta. Kegiatan tersebut mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa."

Turut hadir Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, A.Md., Kasilog Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Czi Catur Witanto, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han), jajaran Forkopimda Kulon Progo, pejabat TNI-Polri, perwakilan instansi pemerintah, Danramil dan perwira staf jajaran Kodim 0731/Kulon Progo, Panewu Kokap, Kapolsek Kokap, Lurah Kalirejo, tamu undangan serta masyarakat Padukuhan Sangon.

Dalam laporan pelaksanaan TMMD yang disampaikan Dansatgas TMMD Lettu Inf Adi Mardiyanto, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 dilaksanakan di Padukuhan Plampang I, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap.

Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan meliputi pembangunan rabat beton sepanjang 668 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter, serta pekerjaan plester dinding dan pengecatan Masjid Al Huda.

Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana alam, bahaya narkoba dan pembinaan kamtibmas, serta penyuluhan stunting dan penyakit menular, khususnya TBC.

Pelaksanaan TMMD tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, antara lain meningkatkan kelancaran transportasi dan aktivitas perekonomian, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penanggulangan bencana dan pencegahan stunting, serta meningkatkan kesadaran terkait wawasan kebangsaan, bela negara, cinta tanah air, bahaya narkoba, kamtibmas dan pencegahan kenakalan remaja.

Dalam amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., disampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, personel TNI-Polri dan seluruh masyarakat atas sinergi, kerja keras serta kebersamaan selama pelaksanaan TMMD hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dengan baik.

" Program TMMD dinilai menjadi salah satu bentuk sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga dan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya wilayah pedesaan" kata Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han.

Amanat tersebut juga menekankan bahwa pembangunan desa merupakan bagian penting dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional. Selain pembangunan infrastruktur, TMMD turut memberikan perhatian terhadap pembangunan nonfisik melalui penyuluhan, pelayanan sosial dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Kulon Progo, seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat diselesaikan tanpa hambatan berarti. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran serta dan dukungan berbagai instansi terkait serta masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan, pada pukul 08.15 WIB, Program TMMD Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 secara resmi dinyatakan ditutup oleh Inspektur Upacara.

Kehadiran Wakapolres Kulon Progo dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo. 

Polres Kulonprogo Terima Kunjungan Management Course Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Tahun 2026

 

 

Kulonprogo – Polres Kulonprogo menerima kunjungan kegiatan Management Course (MC) Level III Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Aula Polres Kulonprogo, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan  yang dilaksanakan 11 peserta didik sespimen tersebut merupakan bagian dari program Studi Lingkungan Organizational Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES) dalam rangkaian pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun 2026. Studi lingkungan ini bertujuan untuk melatih kemampuan analitis, berpikir sistemik, serta membaca dinamika organisasi dan lingkungan strategis secara komprehensif.

Management Course mengusung tema, “Mewujudkan Pimpinan Tingkat Menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang Membangun Keutamaan Pendidikan yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.” Tema tersebut sejalan dengan upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan, energi, dan pembangunan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., dilanjutkan sambutan Kepala Sespim Lemdiklat Polri yang dibacakan oleh Brigadir Jenderal Polisi Priyo Waseso, S.Si., M.P.P., penyerahan plakat, foto bersama, serta audiensi dengan narasumber internal dan eksternal.

Audiensi internal menghadirkan Serdik Sespimmen, sedangkan audiensi eksternal melibatkan perwakilan Dinas Perdagangan dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kulonprogo. Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi untuk menggali berbagai potensi, tantangan, dan solusi dalam mendukung pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan, serta pembangunan ekonomi inklusif.

Dalam sambutannya, Kapolres Kulonprogo menyampaikan bahwa Management Course merupakan momentum strategis untuk membangun sinergi, bertukar gagasan, menggali permasalahan, dan merumuskan solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Oleh karena itu, pemberdayaan UMKM perlu didukung melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses pembiayaan, digitalisasi, pemasaran, legalitas usaha, dan perluasan pasar.

“Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sehingga masyarakat dapat bekerja, berusaha dan berproduksi. Keamanan dan kesejahteraan merupakan dua hal yang saling berkaitan dan saling menguatkan,” demikian disampaikan dalam sambutan Kapolres.

Sementara itu, dalam sambutan Kepala Sespim Lemdiklat Polri disebutkan bahwa studi lingkungan OHA dan ES merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran kepemimpinan tingkat menengah yang bertujuan membentuk pemimpin yang mampu mendiagnosa kesehatan organisasi, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, memetakan peluang dan ancaman strategis, serta merumuskan langkah adaptif berbasis data.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada perwakilan pelaku UMKM serta kegiatan donor darah yang melibatkan peserta dan personel Polres Kulonprogo. Pada sore hari, para peserta mengikuti kegiatan Cangkrukan “Jaga Warga” sebagai sarana memperkuat komunikasi, sinergi, dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat.

Melalui kegiatan Management Course Sespimmen Angkatan ke-67 ini diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis dan inovatif yang dapat mendukung pemberdayaan UMKM, penguatan ketahanan pangan, serta pembangunan ekonomi yang produktif dan inklusif, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo. 

Rabu, 12 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Karangwuni Hadiri Tradisi Wiwitan Petani, Sampaikan Pesan Kamtibmas di Musim Kemarau

 

 

Wates - Salah satu wujud kedekatan Polri dengan masyarakat terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangwuni Aipda Suprihatin bersama Babinsa menghadiri undangan tradisi wiwitan yang diselenggarakan Kelompok Tani Ngudi Mulyo dan Ngudi Laras di Jalan Usaha Tani (JUT) Padukuhan Kriyan, Kalurahan Karangwuni. 

Rabu (29/07) 


Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Karangwuni beserta pamong, BPKal Karangwuni, penyuluh pertanian dari BPP Wates, serta keluarga besar Kelompok Tani Ngudi Mulyo dan Ngudi Laras. Tradisi wiwitan merupakan bentuk ungkapan syukur para petani menjelang masa panen sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.


Pada kesempatan tersebut, Aipda Suprihatin menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada para petani. Di antaranya mengajak masyarakat tidak membakar sampah maupun lahan di musim kemarau guna mencegah terjadinya kebakaran, mengingatkan agar alat pertanian dan obat-obatan pertanian tidak ditinggalkan di sawah untuk menghindari pencurian,

"Tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan, baik secara langsung maupun melalui media online"kata Aipda Suprihatin .


Melalui kegiatan sambang dan pembinaan ini, Polsek Wates berharap sinergi antara Polri, pemerintah kalurahan, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kapanewon Wates.

 

Polsek Wates Amankan Kompetisi Bola Voli "BIMA SAKTI GIRIPENI CUP 2026"

 

Wates - Personel Polsek Wates melaksanakan pengamanan Kompetisi Bola Voli "BIMA SAKTI GIRIPENI CUP 2026" yang berlangsung di Lapangan Voli Dobangsan, SD Negeri Giripeni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Selasa malam (28/7/2026).


Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Pawas IPTU Azam Arifudin, S.H. bersama personel Polsek Wates guna memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran anggota kepolisian di lokasi juga bertujuan memberikan rasa aman kepada para atlet, panitia, maupun masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.


Selain melakukan pengamanan di sekitar arena pertandingan, petugas turut mengatur arus keluar masuk penonton serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.


Kapolsek Wates Kompol Ngadi, S. H.,M.H menyampaikan bahwa pengamanan setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. 


"Sinergi antara panitia, peserta, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin sehingga seluruh rangkaian kompetisi dapat berjalan dengan aman dan lancar." kata Kapolsek 

Bhabinkamtibmas Karangwuni Sambang Petani, Sampaikan Imbauan Kamtibmas di Musim Kemarau

 


Wates – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangwuni Aipda Suprihatin, melaksanakan kegiatan sambang kepada para petani brambang di Padukuhan Kriyan, Kalurahan Karangwuni. (28/07) 

Kegiatan sambang ini menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suprihatin mengimbau para petani agar selalu mengamankan alat dan obat pertanian setelah digunakan, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan, serta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Wates apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.


"Selain itu, mengingat saat ini memasuki musim kemarau, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membakar sampah maupun sisa tanaman di lahan pertanian karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak" kata Suprihatin.


Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Wates terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.