Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Wakapolres Kulonprogo Silaturahmi ke Vihara Giriloka Sambut Hari Raya Waisak 2570 BE

  Kulonprogo – Dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026, Wakapolres Kulonprogo Kompol M. Sholeh, S.H., M.H. melaksanakan k...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Senin, 25 Mei 2026

Wakapolres Kulonprogo Silaturahmi ke Vihara Giriloka Sambut Hari Raya Waisak 2570 BE

 



Kulonprogo – Dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026, Wakapolres Kulonprogo Kompol M. Sholeh, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi di Vihara Giriloka, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Minggu (24/05/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama serta umat Buddha di wilayah Kulonprogo, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Waisak agar tetap aman dan kondusif.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kulonprogo berinteraksi langsung dengan pengurus vihara dan tokoh umat Buddha serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas menjelang rangkaian ibadah Waisak. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan silaturahmi tersebut.


Kompol M. Sholeh menyampaikan bahwa Polres Kulonprogo berkomitmen untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kulonprogo. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta saling menghormati antarumat beragama.


“Melalui kegiatan silaturahmi ini kami ingin mempererat hubungan baik antara Polri dengan tokoh agama dan umat Buddha, sekaligus memastikan rangkaian perayaan Hari Raya Waisak dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” ujar Kompol M. Sholeh.


Selain itu, Wakapolres juga menegaskan bahwa Polres Kulonprogo bersama jajaran akan terus melakukan pengamanan dan monitoring di sejumlah tempat ibadah guna memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Waisak berlangsung.


Pihak pengurus Vihara Giriloka menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian serta kepedulian Polres Kulonprogo dalam menjaga keamanan dan kerukunan umat beragama di wilayah Kulonprogo.


Dengan adanya kegiatan silaturahmi ini diharapkan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Kulonprogo.

Jumat Curhat Kapolda DIY di Kalurahan Bendungan, Warga Sampaikan Aspirasi Terkait Kamtibmas hingga Ketahanan Pangan

 



Wates — Kepolisian Daerah DIY kembali menggelar program Jumat Curhat Kapolda DIY sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda DIY yang diwakili Dir Binmas Polda DIY Kombes Pol. Bagyo Hadi Kurniyanto, S.I.K., M.M., bersama Kasat Pol PP Kabupaten Kulon Progo Budi Hartono, S.Si., M.Si., serta Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Wates Lihanto sebagai narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.H. mewakili Kapolres Kulonprogo, para Pejabat Utama Polres Kulonprogo, Kapolsek Wates Kompol Ngadi, S.H., M.H., Danramil Wates yang diwakili Serma Edi Santosa, Panewu Wates Sutrisna, S.Sos., Lurah Bendungan Mujiyo, S.E., pamong Kalurahan Bendungan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sekitar 100 warga masyarakat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai curahan hati dan aspirasi secara langsung kepada para narasumber. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian warga di antaranya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, kenakalan remaja, ketahanan pangan, pengelolaan irigasi pertanian, hingga pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Dir Binmas Polda DIY Kombes Pol. Bagyo Hadi Kurniyanto menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan di lingkungan sekaligus mencari solusi bersama.

“Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti bersama instansi terkait. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Bagyo Hadi Kurniyanto.

Selain mendengarkan aspirasi warga, para narasumber juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan remaja, serta memperkuat sinergi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Kapolsek Wates Kompol Ngadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan yang mendekatkan Polri dengan masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Polsek Wates bersama jajaran akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan dan dialog seperti Jumat Curhat ini. Kami berharap komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat dapat terus terjalin demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di wilayah Kulonprogo,” ujar Kompol Ngadi.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan diakhiri dengan sesi diskusi serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap warga Kalurahan Bendungan.

Stetment kompol ngadi di ganti Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh S.H., M.M.

Jumat Curhat Kapolda DIY di Kalurahan Bendungan, Warga Sampaikan Aspirasi Terkait Kamtibmas hingga Ketahanan Pangan

Wates — Kepolisian Daerah DIY kembali menggelar program Jumat Curhat Kapolda DIY sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda DIY yang diwakili Dir Binmas Polda DIY Kombes Pol. Bagyo Hadi Kurniyanto, S.I.K., M.M., bersama Kasat Pol PP Kabupaten Kulon Progo Budi Hartono, S.Si., M.Si., serta Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Wates Lihanto sebagai narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M. mewakili Kapolres Kulonprogo, para Pejabat Utama Polres Kulonprogo, Kapolsek Wates Kompol Ngadi, S.H., M.H., Danramil Wates yang diwakili Serma Edi Santosa, Panewu Wates Sutrisna, S.Sos., Lurah Bendungan Mujiyo, S.E., pamong Kalurahan Bendungan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sekitar 100 warga masyarakat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai curahan hati dan aspirasi secara langsung kepada para narasumber. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian warga di antaranya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, kenakalan remaja, ketahanan pangan, pengelolaan irigasi pertanian, hingga pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Dir Binmas Polda DIY Kombes Pol. Bagyo Hadi Kurniyanto menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan di lingkungan sekaligus mencari solusi bersama.

“Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti bersama instansi terkait. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Bagyo Hadi Kurniyanto.

Selain mendengarkan aspirasi warga, para narasumber juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan remaja, serta memperkuat sinergi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga.

“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat tidak segan menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan, situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kulonprogo dapat terus terjaga,” ujar Kompol Muhamad Sholeh.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan diakhiri dengan sesi diskusi serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap warga Kalurahan

Sejumlah Pejabat Utama Polres Kulonprogo Dampingi Kegiatan Police Go To School di Sejumlah Sekolah

 



Kulonprogo – Sejumlah Pejabat Utama Polres Kulonprogo melaksanakan kegiatan pendampingan Inspektur Upacara (Irup) dalam program Police Go To School di sejumlah sekolah wilayah Kabupaten Kulonprogo, Senin pagi (25/05/2026) pukul 07.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan dan edukasi kepada pelajar guna meningkatkan disiplin, kesadaran hukum, serta menanamkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah.


Adapun kegiatan pendampingan Irup Police Go To School dilaksanakan di beberapa sekolah, yakni di SMP Negeri 1 Wates yang dihadiri Kabagops Polres Kulonprogo, SMP Negeri 2 Kedungsari yang dihadiri Kabag SDM, SMP Negeri 5 Wates yang dihadiri Kabagren, serta SMK Negeri 2 Kulonprogo yang dihadiri Kasatbinmas Polres Kulonprogo.


Dalam amanat yang disampaikan kepada para siswa, jajaran Polres Kulonprogo mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari keselamatan bersama. Para pelajar diajak untuk memahami bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya sekadar mematuhi aturan, namun juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


Selain edukasi keselamatan berlalu lintas, para siswa juga diberikan pemahaman terkait bahaya perundungan atau bullying di lingkungan pelajar. Polres Kulonprogo mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mencegah tindakan perundungan yang dapat berdampak pada munculnya kenakalan remaja hingga tindak kriminalitas.


Dalam amanat tersebut juga disampaikan pesan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar serta pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para siswa diminta untuk memperkuat iman dan ketakwaan, menjaga kedisiplinan, serta fokus meraih cita-cita melalui kegiatan yang positif.


Kasihumas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko mengatakan bahwa kegiatan Police Go To School merupakan upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada kalangan pelajar sekaligus memberikan pembinaan karakter sejak dini.


“Melalui kegiatan Police Go To School ini, Polres Kulonprogo ingin memberikan edukasi kepada para pelajar terkait disiplin, keselamatan berlalu lintas, bahaya bullying, narkoba, serta kenakalan remaja. Kami berharap para siswa dapat menjadi generasi muda yang tertib, berkarakter positif dan mampu menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Iptu Sarjoko.


Ia menambahkan, Polres Kulonprogo akan terus melaksanakan kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kulonprogo.

Wakapolres Kulonprogo Jadi Pembina Upacara Police Goes To School di SMPN 2 Wates

 



Wates – Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M., menjadi pembina upacara dalam kegiatan Police Goes To School di SMP Negeri 2 Wates, Kabupaten Kulonprogo, pada Senin (25/05/2026).


Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf tata usaha serta seluruh siswa-siswi SMPN 2 Wates dengan penuh khidmat. Dalam amanatnya, Wakapolres Kulonprogo menyampaikan berbagai pesan kamtibmas dan edukasi kepada para pelajar terkait pentingnya disiplin, keselamatan berlalu lintas, pencegahan bullying, serta bahaya kenakalan remaja dan narkoba.


Kompol Muhamad Sholeh mengajak seluruh siswa untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Ia menegaskan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab setiap individu, bukan hanya sekadar mematuhi aturan.


“Ketika kita mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, kita secara tidak langsung turut berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih baik dan harmonis. Kami berharap para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga,” ujar Kompol Muhamad Sholeh.


Dalam amanatnya, Wakapolres juga mengingatkan siswa agar tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan belum memenuhi standar keselamatan. Ia meminta para orang tua untuk turut berperan aktif mengantar dan menjemput anak ke sekolah demi keamanan.


Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan pelajar. Wakapolres mengimbau pihak sekolah dan seluruh warga sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.


“Saat ini banyak diberitakan kasus bullying yang berujung pada tindak kejahatan jalanan. Karena itu diperlukan pengawasan dan kepedulian bersama agar anak-anak tidak terjerumus dalam pergaulan negatif,” tambahnya.


Kepada para siswa, Wakapolres juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya memperkuat iman serta ketakwaan sebagai benteng diri dari pengaruh negatif. Ia mengajak para pelajar untuk fokus belajar, menjaga disiplin serta menjauhi tawuran dan perilaku menyimpang lainnya.


Melalui kegiatan Police Goes To School ini, Polres Kulonprogo berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dengan lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kepatuhan hukum, dan karakter positif kepada generasi muda demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kulonprogo.

Isu Pencurian Modus Pocong di Galur dan Panjatan Dipastikan Belum Terbukti, Polres Kulonprogo Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Hoax

 


Kulonprogo – Beredarnya informasi terkait dugaan pencurian dengan modus pocong di wilayah Kapanewon Galur dan Panjatan sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Polres Kulonprogo memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan maupun menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.


Kasat Reskrim Polres Kulonprogo, Iptu Subihan Afuan Ardhi menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan diduga merupakan kabar hoax yang menyebar melalui media sosial.


“ Sampai saat ini Polres Kulonprogo belum menerima laporan maupun menemukan adanya peristiwa pencurian dengan modus pocong di wilayah Galur maupun Panjatan. Informasi yang beredar tersebut masih belum terverifikasi dan diduga merupakan hoax yang berkembang di masyarakat,” ujar Iptu Subihan Afuan Ardhi, S.Tr.K., S.I.K Minggu(24/5/2026).


Lebih lanjut, pihak kepolisian menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan, penyebaran informasi tersebut banyak dilakukan melalui media sosial dan pesan berantai sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.


“Walaupun belum ada laporan resmi terkait kejadian tersebut, kami tetap melakukan pendalaman dan pemantauan terhadap informasi yang beredar agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tambahnya.


Terkait kabar yang menyebut adanya warga yang menangkap seorang pemuda berpakaian pocong di kawasan TPR Glagah dua minggu lalu, pihak kepolisian juga memastikan informasi tersebut tidak benar.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.


“Kami mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


 Jika mengetahui adanya tindak pidana atau kejadian mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” jelas Iptu Sarjoko.


Polres Kulonprogo juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif dengan tidak terpancing isu maupun kabar bohong yang dapat menimbulkan kepanikan di lingkungan masyarakat.

Polres Kulonprogo Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penanaman Jagung dan Penguatan Gudang Pangan

 



Kulonprogo – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta memperkuat kesejahteraan petani, Polres Kulonprogo melaksanakan kegiatan penanaman jagung bersama unsur pemerintah daerah, kelompok tani, dan stakeholder terkait di wilayah Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., didampingi Pejabat Utama Polres Kulonprogo, unsur Koramil Wates, DPP Pertanian Kapanewon Wates, serta Pemerintah Kalurahan Karangwuni.


Dalam pelaksanaannya, penanaman jagung dilakukan secara simbolis di lahan seluas kurang lebih 7.000 meter persegi dengan estimasi hasil panen sekitar 4 hingga 5 kuintal. 


Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.


Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polres Kulonprogo terus berkomitmen mendukung penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, melalui sinergi lintas sektor.


“Kami melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah di bidang ketahanan pangan. 


Lahan jagung binaan saat ini seluas sekitar 3 hektare dengan estimasi hasil lebih dari 15 ton, meskipun belum maksimal karena sebagian petani masih menanam padi,” ujar Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan yang lebih luas guna mendukung produktivitas pertanian masyarakat pada tahun 2026.


“Kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui komoditas jagung dengan menggandeng pemerintah daerah, BPP, kelompok tani, dan stakeholder lainnya melalui pendampingan serta langkah-langkah strategis. Pada tahun 2026 ini, kami telah menyiapkan lahan lebim untuk penanaman jagung bersama kelompok tani,” tambahnya.


Sementara itu, Kabag SDM Polres Kulonprogo Kompol M. Taufik Anwar Hidayat, S.H., M.M., menyampaikan bahwa keberadaan gudang ketahanan pangan yang disiapkan Polri di berbagai wilayah Indonesia menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas hasil pertanian dan mendukung perekonomian masyarakat.

“Keberadaan gudang ketahanan pangan sangat membantu petani dalam menjaga kualitas hasil panen serta mengurangi potensi kerugian pascapanen akibat keterbatasan tempat penyimpanan. Dengan adanya fasilitas penyimpanan yang memadai, hasil panen tidak harus langsung dijual saat harga rendah sehingga stabilitas harga di tingkat petani dapat lebih terjaga,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan stakeholder terkait akan semakin memperkuat distribusi pangan serta ketahanan ekonomi daerah.

“Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, Polri, dinas pertanian, dan kelompok tani, distribusi pangan akan semakin lancar dan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga. Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi daerah karena petani memperoleh kepastian dalam pengelolaan hasil panennya,” ungkap Kompol M. Taufik Anwar Hidayat, S.H., M.M.

Selain kegiatan penanaman jagung, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan bibit jagung kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi masa tanam ketiga pada periode Agustus hingga Desember 2026.

Program tersebut juga sejalan dengan pengaturan masa tanam di Kabupaten Kulonprogo, di mana masa tanam ketiga diarahkan untuk komoditas hortikultura dan palawija, termasuk jagung, guna meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, upaya yang dilakukan Polres Kulonprogo bersama seluruh stakeholder dapat semakin memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kulonprogo sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

Polres Kulonprogo Intensif Kawal Harga Pangan dan Awasi Pasar Rakyat

 



Kulonprogo – Polres Kulonprogo melalui Satgas Pangan terus melakukan pengawasan dan pemantauan harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Kulonprogo guna menjaga stabilitas harga pangan di tengah adanya kenaikan sejumlah bahan pokok di pasaran.

Kasat Reskrim Polres Kulonprogo Iptu Subihan Afuan Ardhi, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan bahwa pihaknya bersama Satgas Pangan secara rutin melaksanakan monitoring di pasar rakyat maupun distributor untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan harga masih dalam batas kewajaran.


“Polres Kulonprogo melalui Satgas Pangan setiap hari melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar rakyat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga yang tidak wajar, penimbunan barang maupun praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Iptu Subihan Afuan Ardhi.


Ia menjelaskan, dari hasil pengawasan yang dilakukan Satgas Pangan, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kulonprogo hingga saat ini masih relatif aman dan distribusi berjalan lancar. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam kategori wajar dan belum ditemukan adanya praktik penimbunan.


“Dari hasil pengawasan di lapangan, stok kebutuhan pokok masih tersedia dan distribusi lancar. Satgas juga belum menemukan adanya pelanggaran seperti penimbunan maupun permainan harga oleh pedagang ataupun distributor,” tambahnya.


Selain melakukan pengawasan, Satgas Pangan Polres Kulonprogo juga memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak serta tidak menjual barang di atas ketentuan HET yang telah ditetapkan pemerintah.


“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga dan tidak mengambil keuntungan berlebihan yang dapat merugikan masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya kepada pedagang, masyarakat selaku pembeli juga diminta tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.


Sementara itu, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polres Kulonprogo berkomitmen mengawal stabilitas harga pangan demi menjaga situasi kamtibmas dan kestabilan ekonomi masyarakat.


“Polres Kulonprogo akan terus hadir melalui Satgas Pangan untuk melakukan pengawasan secara intensif di pasar-pasar rakyat. Kami tidak akan segan menindak tegas apabila ditemukan adanya praktik penimbunan maupun penjualan bahan pokok di atas HET yang merugikan masyarakat,” tegas AKBP Ridho Hidayat.

Kapolres menambahkan, pengawasan dilakukan di sejumlah pasar rakyat yang tersebar di wilayah Kabupaten Kulonprogo dan akan terus ditingkatkan terutama menjelang momentum tertentu yang berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.


“Melalui pengawasan rutin ini diharapkan stabilitas harga tetap terjaga, kebutuhan masyarakat terpenuhi, dan situasi tetap aman serta kondusif,” pungkasnya.