Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Bhabinkamtibmas Sentolo Hadiri Takziah dan Dampingi Pelayanan Masyarakat

    SENTOLO, KULONPROGO – Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Kalurahan Sentolo Aipda Suratno...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Minggu, 21 Agustus 2016

Polwan Polres Kulonprogo Ikut Memeriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI Ke-71


Sebanyak 50 Polisi Wanita (Polwan) Polres Kulonprogo turut meramaikan pawai karnaval HUT Kemerdekaan RI Ke-71, Minggu (21/8/2016) pagi.

Kegiatan lomba pawai karnaval tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kulonprogo H. Sutedjo di Alun-alun Wates Kabupaten Kulonprogo


Dalam kegiatan tersebut para Polwan Polres Kulonprogo melakukan berbagai atrkasi dari patroli bersepeda,patroli bermotor dan yang paling menarik perhatian pengunjung karnaval adanya tari topeng yang deragakan oleh Polwan Polres Kulonprogo.

Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaedi,S.I.K, menyampaikan bahwa selain melaksanakan pengamanan pihaknya juga turut andil dalam memeriahkan acara HUT Kemerdekaan RI Ke-71 dengan mengikuti Karnaval tersebut.


“Tujuan kami untuk memperkenalkan bahwa di Polres Kulonprogo memiliki sejumlah pasukan Polwan yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan turut memeriahkan acara pawai karnaval yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Kulonprogo,” ungkap AKBP Nanang Djunaedi,S.I.K

Pencuri Beraksi Saat Pemilik Rumah Nonton Karnaval


Rumah milik M. Zainuddin (65), warga Wonosidi Kidul, Kecamatan Wates baru saja disatroni oleh seorang pencuri, Minggu (21/08/2016) siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Sang pencuri berhasil menggasak perhiasan milik korban ketika korban bersama keluarganya meninggalkan rumah untuk menonton karnaval budaya yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kulon Progo.

Kejadian bermula ketika korban bersama istrinya pergi untuk menonton karnaval dan pulang sekitar pukul 12.15 WIB. Namun korban merasa curiga melihat pintu belakang dalam kondisi terbuka padahal sebelumnya tertutup.


”Setelah dicek oleh korban, ternyata di dalam rumah barang-barang dalam kondisi berantakan, kemudian korban mengecek almari yang terletak di dalam kamar dan mendapati perhiasan serta uang tunai sudah raib,” terang Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, AKP Heru Meiyanto, Minggu (21/08/2016).

AKP Heru menambahkan bahwa sang pencuri berhasil membawa kabur perhiasan seberat 41 gram serta uang tunai sebesar Rp 2 juta. Kini korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditangani dan diselidiki.

”Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian mencapai Rp 37 juta,” tambah AKP Heru.



















sumber:sorotklp

Kapolres Kulonprogo Hadiri Pelepasan Peserta Karnaval


Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaedi, S.I.K.menghadiri undangan pelepasan peserta Karnaval dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-71 yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo, minggu(21/08/2016)pagi.Adapun karnaval dimulai dari Lapangan Pengasih, Kecamatan Pengasih.

Ada 61 grup atau kelompok yang menjadi peserta karnaval, baik dari masyarakat umum maupun instansi pemerintahan. ”Ada 61 peserta yang ikut. Untuk tema adalah tentang kebudayaan yang melekat dalam setiap lingkungan peserta karnaval,” tutur AKBP Nanang Djunaedi, Minggu (21/08/2016).


Adapun untuk rute yang digunakan dalam pelaksanaan karnaval pada hari ini dimulai dari Lapangan Pengasih menuju ke selatan melalui Jalan Purbowinoto hingga Jalan Bhayangkara lurus ke barat. Kemudian menuju Alun-alun Wates dan sesampainya di tribun kehormatan atau di Plengkung Gebleg Renteng peserta diminta memberikan display selama 1 menit. Setelah itu dilanjutkan menuju depan Pemkab Kulon Progo menuju Pasar Wates ke arah barat dan selesai di Gedung Kesenian Wates.

”Harapan kami semoga kita bersama-sama dapat mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif seperti pada karnaval kali ini,” kata AKBP Nanang Djunaedi

.

Polres Kulonprogo Amankan Karnaval HUT Kemerdekaan RI Ke-71


Puluhan personel dari Polres Kulon Progo diturunkan dan disiagakan di sepanjang jalur yang akan dilewati para peserta pawai h
ari ini, Sabtu (20/08/2016) dan karnaval, Minggu (21/08). Meskipun tidak melewati jalur nasional, pengamanan tetap dilakukan mengingat banyak jalur persimpangan yang akan dilalui.

Ketika dihubungi, Kapolres Kulon Progo, AKBP Nanang Djunaedi menyampaikan bahwa pihaknya memerintahkan 53 anggota untuk bersiaga. ”Namun itu juga di-backup oleh pleton siaga sebanyak 45 personil,” kata Nanang, Sabtu sore.

Selain melakukan pengamanan, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Polres Kulon Progo juga melaksanakan pengalihan arus. Adapun pengalihan arus dilakukan dibeberapa tempat yaitu di sebelah perlintasan kereta api Driyan, Kecamatan Wates serta perlintasan kereta api Wates, Kecamatan Wates.
Nanang juga menghimbau kepada warga yang tidak ingin menyaksikan pawai ataupun karnaval agar tidak menggunakan kendaraan melewati rute karnaval maupun pawai.

”Kami menghimbau kepada warga agar tidak melewati rute karnaval maupun pawar agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tutup Nanang.

Sat Reskrim Polsek Samigaluh Buru Pelaku Pembacokan


Penganiayaan yang disertai pembacokan terjadi pada Sabtu (20/08/2016) sore sekira pukul 18.00 WIB. Korban bernama Sumiran (50), warga Padukuhan Geger Bajing, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, dan anaknya, A (16) menjadi korban penganiayaan dan pembacokan yang dilakukan oleh pelaku yang masih bertetangga dengan korban, berinisial SM (45).

Menurut salah seorang saksi, Setyo Basuki (52) tadinya korban sedang mencuci sepeda motor, tiba-tiba air dari selang mampet. Kemudian korban menyuruh anaknya untuk mengecek sambungan selang yang berada di belakang rumah pelaku, ternyata didapati sambungan selang tersebut terlepas. Saat hendak menyambung kembali, dilarang oleh pelaku hingga terjadi adu mulut. Mendengar adanya pertengkaran, kemudian Sumiran mendek, namun tanpa diduga pelaku langsung membacok korban  dengan senjata tajam mengenai bagian lengan tangan kiri. Pelaku juga membacok anak korban mengenai bahu kanan dan punggung sebelah kiri.

Usai menganiaya kedua korban pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa senjata tajam yang baru saja digunakan menganiaya korbannya. ”Tadinya saya hanya mendengar pertengkaran, saat saya dekati, ternyata korban sudah mengalami luka-luka dan pelaku langsung lari,”ucap Setyo Basuki.

Adanya kejadian ini dibenarkan oleh Kassubag Humas, AKP Heru Meiyanto. ”Iya laporan itu ada, dan sudah ditangani oleh Anggota Reskrim Samigaluh. Pelaku masih dalam pengejaran anggota. Doakan saja semoga secepatnya tertangkap,” ujar AKP Heru Meiyanto.

Hingga kini, Unit Reskrim Mapolsek Samigaluh tengah memburu pelaku yang melarikan diri ke sebuah perbukitan di wilayah kecamatan setempat.


























                                                                                                                                     
sumber:sorotklp

Sabtu, 20 Agustus 2016

Wakapolres Kulonprogo Menghadiri Pelepasan Peserta Pawai HUT RI Ke-71



Wakapolres Kulonprogo Kompol Andreas Dedi Wijaya, S.I.K.menghadiri undangan pelepasan peserta pawai dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-71 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (20/08/2016)pagi.

Ada sekitar 115 grup yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut yang terbagi dalam 2 kategori yaitu pawai dan drumband.

”Untuk pawai total ada 104 pleton yang terdiri dari 19 pleton tingkat SD sederajat, 22 pleton tingkat SMP sederajat, 36 pleton tingkat SMA sederajat serta 27 pleton tingkat instansi dan umum,” tutur Kompol Andreas Dedi Wijaya, S.I.K.

Sedangkan untuk kategori drumband terbagi dalam 3 tingkatan meliputi 5 grup tingkat SD sederajat, 3 grup tingkat SMP sederajat serta 3 grup tingkat SMA sederajat.

Eko selaku Ketua 1 Seksi Pawai dari Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa dari setiap kategori akan memperebutkan thropy juara 1,2,3 serta piagam penghargaan. ”Untuk pengumuman kejuaraaan sudah bisa dilihat nanti sore di web Dinas Pendidikan,” tambah Eko.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara seperti ini harus terus diadakan, para peserta pun patut diapresiasi karena ini merupakan salah satu cara menghormati kemerdekaan bangsa.

Untuk Polres Kulonprogo sendiri telah menggelar ratusan personil untuk melaksanakan pengamanan di semua jalur pawai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,tutur Kompol Andreas Dedi Wijaya, S.I.K.

Pawai tingkat kabupaten ini dimulai ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Hasto dengan pleton Paskibra Kulon Progo 2016 yang membawa bendera Merah Putih sebagai pleton pertama yang berangkat.

















Polres Kulonprogo Melaksanakan Pengamanan Pawai HUT Kemerdekaan RI Ke-71


Dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kulon Progo Kompol Sugiyanto anggota Polres Kulon Progo mengamankan kegiatan pawai dan karnaval di alun-alun Wates Kulon Progo. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari berturut turut yaitu tanggal 20 Agustus 2016 diadakan lomba baris berbaris dan tanggal 21 Agustus 2016 lomba karnaval.

Semarak pesta HUT ke 71 Republik Indonesia masih diramaikan dengan Pawai Kemerdekaan yang diikuti oleh ratusan peserta, Sabtu (20/8/2016).Sejumlah sekolah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kulonprogo turut berpartisipasi dalam pawai ini.


Ribuan warga Kulonprogo tumpah ruah di sepanjang rute pawai. Dari aksi baris berbaris siswa sekolah dasar hingga jajaran pegawai negeri di instansi pemerintahan menampilkan keselarasan gerak saat berbaris kompak melintasi jalanan di kota Wates hingga kecamatan Pengasih. Kemeriahan semakin terasa dengan sekelompok marching band.
Pawai dan lomba ini dimulai dari depan Rumah Dinas Bupati Kulonprogo. Mengitari Alun-alun Wates lalu berjalan ke timur menuju depan Pemkab, Watulunyu, pertigaan Serut, Dayakan, SMPN 1 Pengasih, perempatan KUD Pengasih, perempatan UNY Wates, dan finish di SD Percobaan IV Wates.
“Acara ini merupakan salah satu rangkaian puncak acara peringatan HUT ke 71 RI. Acaranya lomba pawai dan karnaval dengan rute kurang lebih sejauh lima kilometer sampai enam kilometer,” ujar Kompol Sugiyanto.


Sebanyak 104 peserta mengikuti lomba pawai dan karnaval ini. Pawai yang rutin digelar setiap tahunnya ini tak hanya menjadi ajang yang menghibur bagi warga Kulonprogo.
“Pawai ini juga memberikan wahana edukatif yang positif bagi masyarakat. Selain itu, menumbuhkan nilai-nilai perjuangan dan kegotongroyongan juga,” jelas Kompol Sugiyanto
 
Sedangkan untuk Karnaval HUT Kemerdekaan itu diikuti oleh 74 kelompok dari lembaga dan instansi, masyarakat umum, hingga kalangan pelajar.