Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Polsek Wates Laksanakan Pengamanan Peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM ke-11 Tahun 2026

  Wates – Personel Polsek Wates melaksanakan pengamanan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM ke-11 Tahun 2026 ya...

Senin, 10 Agustus 2026

Polres Kulon Progo Gelar Apel Kesiapan Hadapi Karhutla, Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

 

Kulon Progo – Polres Kulon Progo menggelar Apel Kesiapan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman depan Mapolres Kulon Progo sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi meningkatnya ancaman Karhutla di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., Wakapolres Kulon Progo, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta personel gabungan. Turut hadir Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., serta unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Apel kesiapan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, komunikasi dan sinergitas antarlembaga dalam menghadapi potensi Karhutla. Berdasarkan amanat Kapolres, kondisi iklim saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Fenomena El Nino telah aktif dan diprediksi dapat mencapai level sangat kuat, yang berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih kering, suhu udara tinggi, serta berlangsung lebih panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan bahwa kondisi iklim terkini menunjukkan fenomena El Nino yang diprediksi berada pada level lebih kuat. Kondisi tersebut harus disikapi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya Karhutla.

“Dengan kondisi seperti ini, kita perlu menunjukkan sikap kesigapan dalam mengantisipasi Karhutla. Peran Bapak dan Ibu semua sangat penting. Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Ambar Purwoko.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla. Menurutnya, kesiapan seluruh unsur menjadi modal penting dalam melakukan pencegahan maupun penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab bersama.

“Ini adalah bagian dari tugas kita. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas. Tingkatkan kepedulian, terutama terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan kerawanan di musim El Nino,” tegas Dandim.

Dandim juga mengingatkan seluruh personel dan unsur terkait agar tidak hanya bertindak ketika kebakaran telah terjadi, tetapi mampu melakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini.

“Antisipasi sebelum terjadi kebakaran. Tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan potensi kerawanan, sehingga setiap kemungkinan terjadinya Karhutla dapat dicegah sedini mungkin,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat menambahkan bahwa fenomena El Nino yang dihadapi saat ini berpotensi berlangsung hingga tahun 2027 dan dapat menimbulkan berbagai dampak. Meski demikian, Kapolres berharap kondisi tersebut tidak berlangsung berkepanjangan.

“Kita menghadapi El Nino yang kemungkinan sampai tahun 2027 akan menyebabkan banyak hal. Mudah-mudahan tidak berkepanjangan. Dengan sinergi dan komunikasi kita semua, mudah-mudahan segala potensi yang ada dapat kita antisipasi bersama,” ungkap Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Damkar, relawan hingga masyarakat.

.

Kapolres juga meminta seluruh jajaran untuk terus meningkatkan koordinasi, komunikasi dan sinergitas dalam menghadapi setiap potensi Karhutla.

Tetap semangat, laksanakan koordinasi, komunikasi dan sinergitas di setiap kesempatan. Kesiapsiagaan harus kita bangun bersama, sehingga apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas,” tegasnya.

Selain kesiapsiagaan personel, Kapolres menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara membakar. Patroli terpadu dan deteksi dini juga perlu dioptimalkan, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi rawan kebakaran seperti kawasan perbukitan Menoreh dan area lahan kering lainnya.

Kapolres juga mengingatkan agar seluruh sarana dan prasarana pemadaman dipastikan dalam kondisi siap digunakan. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan profesional terhadap pihak yang dengan sengaja maupun karena kelalaian berat menyebabkan terjadinya Karhutla.

Melalui apel kesiapan tersebut, Polres Kulon Progo bersama TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan para relawan berkomitmen memperkuat sinergitas, komunikasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla. Upaya pencegahan dan deteksi dini diharapkan mampu meminimalkan potensi kebakaran sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

 

0 komentar:

Posting Komentar