Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Kapolres Kulonprogo Turun Langsung Cek Lokasi Longsor di Kokap

    Kulonprogo  -Kapolres Kulonprogo, AKBP Ridho Hidayat, turun langsung meninjau lokasi tanah longsor di Jalan Tegalsari-Klepu Km 43, Crang...

Minggu, 01 Maret 2026

Polisi dan Warga Sigap Tangani Longsor di Kokap, Akses Jalan Provinsi Sempat Lumpuh

 


 

Kulonprogo -Hujan berkepanjangan yang mengguyur wilayah Bumi Binangun memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di tebing setinggi sekitar 25 meter yang longsor dan menutup akses Jalan Provinsi Klepu–Tegalsari di wilayah Hargotirto, Kapanewon Kokap, Jumat (27/2/2026).

Kapolsek Kokap, AKP Marjoko, menjelaskan bahwa longsor pertama terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat kondisi cuaca gerimis, setelah sebelumnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.

"Kemudian sekitar pukul 13.30 terjadi longsor susulan dengan material yang lebih besar," ujar AKP Marjoko saat ditemui di lokasi kejadian.

Material longsoran dari tebing selebar kurang lebih 20 meter itu menutup seluruh ruas Jalan Klepu-Tegalsari Km 43, sehingga akses jalan sempat lumpuh total. Menyikapi hal tersebut, personel kepolisian bersama TNI dan warga setempat segera melakukan kerja bakti untuk membersihkan material tanah yang menutup badan jalan.

Proses pembersihan tidak mudah karena ketebalan material longsor mencapai sekitar 75 sentimeter serta adanya pohon kayu yang ikut terseret dan menghalangi jalan. Upaya difokuskan untuk membuka satu sisi jalan terlebih dahulu agar akses masyarakat tidak terputus sepenuhnya. Berkat sinergi aparat dan warga, satu jalur akhirnya berhasil dibuka dan dapat dilalui kendaraan secara bergantian.

Sementara itu, Lurah Hargotirto, Tukiyo, menyampaikan bahwa longsoran tebing juga mengancam permukiman warga. Di atas tebing terdapat satu rumah yang jaraknya hanya sekitar setengah meter dari titik longsor, serta satu rumah lainnya yang berada di dekat badan jalan.

Ia menambahkan, potensi longsor sebenarnya telah diperkirakan sebelumnya karena adanya rekahan tanah sepanjang kurang lebih 10 meter yang diketahui oleh pemilik rumah. Kondisi tersebut semakin diperparah oleh hujan yang turun selama beberapa hari terakhir.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Pemantauan di lokasi terus dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

0 komentar:

Posting Komentar