Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Polsek Wates Perkuat Pengamanan Jam Sibuk Melalui Pengaturan Lalu Lintas Pagi

    WATES, KULONPROGO – Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan pada jam sibuk, personel Polsek Wates, Polres Kulonprogo, m...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Senin, 28 September 2026

Polsek Wates Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Sejumlah Titik Rawan

 


 

WATES, KULONPROGO – Personel Polsek Wates, Polres Kulonprogo, melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, Senin (28/9/2026). Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 06.30 WIB hingga 07.30 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada jam sibuk saat aktivitas masyarakat mulai meningkat, baik masyarakat yang berangkat bekerja maupun pelajar yang menuju sekolah.

Pengaturan lalu lintas dilaksanakan di sejumlah titik, di antaranya Simpang 3 Toko Emas Satria, Simpang 3 Pabrik Rokok, Simpang 4 Pasar Bendungan, Simpang 3 Jembatan Bendungan, Simpang 3 Gapura Ngestiharjo, Simpang 3 Pos Toyan, SD Conegaran, SMP Negeri 5 Wates, Simpang 4 Tambak, Simpang 4 RSUD Wates, SD Kanisius, Simpang 3 Pecel Lele Thole, hingga Simpang 3 Sekolah Terpadu.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Piket Pawas, Aiptu Ari Nur I. Personel ditempatkan pada sejumlah persimpangan strategis untuk membantu mengatur arus kendaraan maupun pejalan kaki serta mengantisipasi potensi kepadatan dan gangguan keselamatan lalu lintas.

Selain mengatur arus lalu lintas, kehadiran personel kepolisian di lapangan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan serta mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di wilayah Wates terpantau lancar, aman, dan tertib. Tidak ditemukan adanya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Potensi gangguan keamanan dan ketertiban juga dapat dicegah sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Pengaturan lalu lintas pagi ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya pada jam sibuk. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta tetap berhati-hati dalam berkendara,” ujar Piket Pawas Polsek Wates, Aiptu Ari Nur I.

Secara keseluruhan, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polsek Wates selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

 

Polsek Wates Sambang Satkamling Sebokarang, Tekankan Kewaspadaan Bersama Cegah Gangguan Kamtibmas dan Karhutla

 

 

WATES, KULONPROGO – Personel Polsek Wates, Polres Kulonprogo melaksanakan patroli sekaligus sambang Pos Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Padukuhan Sebokarang RT 01/RW 16, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, pada Minggu (27/9/2026) pukul 22.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin Piket Pawas Polsek Wates, Aiptu Ari Ikhsanudin, bersama Aiptu Nur Hasim dan Aiptu Suyoto, S.H. Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian berdialog dengan warga serta menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui kegiatan Satkamling.

Petugas mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian hewan ternak, maupun pencurian di rumah yang ditinggalkan penghuninya.

Warga juga diimbau untuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan selalu dikunci, serta tidak meninggalkan kunci maupun barang berharga di dalam kendaraan. Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap berbagai modus penipuan, termasuk penipuan yang mengatasnamakan pemberian bantuan.

Dalam menghadapi perkembangan informasi, petugas mengingatkan warga agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya, khususnya informasi yang berkaitan dengan situasi nasional.

Selain menjaga keamanan, personel Polsek Wates juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sampah, lahan, maupun semak belukar secara sembarangan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering yang dapat menyebabkan api mudah menjalar.

Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Upaya pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran serta seluruh masyarakat.

Petugas turut mendorong warga untuk melaksanakan patroli lingkungan secara rutin pada jam-jam tertentu sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan sambang Satkamling tersebut, Polsek Wates berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjaga sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta lingkungan yang semakin tanggap terhadap potensi gangguan keamanan maupun bencana kebakaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta peduli terhadap potensi kebakaran. Apabila menemukan kejadian atau kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan, segera laporkan kepada petugas kepolisian,” imbau petugas Polsek Wates.

 

Polsek Wates Bersama Polres Kulonprogo Amankan Manunggal Fair 2026

 


 

Wates, Kulonprogo – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Manunggal Fair Kabupaten Kulonprogo Tahun 2026, personel Polsek Wates bersama personel Polres Kulonprogo melaksanakan pengamanan kegiatan pada Sabtu (26/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

Pengamanan melibatkan personel Polsek Wates dan Polres Kulonprogo, yakni Iptu Azam Arifudin, S.H., Aiptu Nur Hasyim, Aiptu Lukman Ali Subhan, Aiptu Septiyadi Purnomo, S.H., Brigadir Risang Bayu Aji, Bripda Ardi Novianto, Bripda Rahmad Pangestu, serta Bripda R. Ananta Nugraha WB.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel menempati Posko Pengamanan yang berada di sisi barat, sebelah utara pintu utama lokasi Manunggal Fair. Personel melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Iptu Azam Arifudin, S.H., selaku personel yang terlibat dalam pengamanan, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Manunggal Fair 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

“Kami bersama personel Polres Kulonprogo melaksanakan pengamanan dan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan. Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban, memperhatikan barang bawaan serta mengikuti arahan petugas selama berada di lokasi Manunggal Fair,” ujar Iptu Azam.

Lebih lanjut, personel pengamanan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Apabila terdapat hal-hal yang membutuhkan bantuan, masyarakat dapat segera menyampaikannya kepada petugas yang berada di lokasi.

Polsek Wates bersama Polres Kulonprogo berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan secara optimal selama pelaksanaan Manunggal Fair 2026, sehingga masyarakat dapat mengikuti dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.

Selama pelaksanaan pengamanan, situasi kegiatan Manunggal Fair 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

Kapolres Kulonprogo Hadiri Pembukaan Manunggal Fair 2026

 


 

Wates, Kulonprogo – Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kulon Progo menghadiri pembukaan Manunggal Fair Tahun 2026 yang digelar di Plengkung Depan Dinas Bupati Kulon Progo, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Manunggal Fair 2026 yang berlangsung mulai tanggal 25 September hingga 3 Oktober 2026 di Alun-Alun Wates. Tahun ini, Manunggal Fair mengusung tema “Satu Jiwa, Satu Rasa, dari Kulon Progo untuk Indonesia” dengan menghadirkan sebanyak 312 stand.

Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Kulon Progo Muhammad Nasta'in, S.E., M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Manunggal Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran dan promosi, namun juga menjadi ruang interaksi dan hiburan bagi masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan pendukung yang telah dipersiapkan oleh panitia.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Manunggal Fair 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh masyarakat, pelaku usaha, UMKM, komunitas serta seluruh pihak yang berpartisipasi dalam Manunggal Fair 2026.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perumda Aneka Usaha Kulon Progo, jajaran perangkat daerah, para mitra, pelaku usaha, komunitas serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dan bergotong royong dalam mempersiapkan pelaksanaan Manunggal Fair 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan pameran diharapkan dapat diselaraskan dengan arah pembangunan daerah, termasuk mendukung rencana pengembangan kawasan Aerotropolis Bandara YIA, sehingga Manunggal Fair dapat menjadi salah satu ruang yang mencerminkan perkembangan dan potensi Kabupaten Kulon Progo.

Dalam kegiatan pembukaan tersebut juga dilaksanakan soft launching ARMEWA (Air Menoreh Istimewa), produk air minum yang diproduksi oleh Perumda Air Minum Tirta Binangun dan didistribusikan oleh Perumda Aneka Usaha Kulon Progo.

Selain itu, dilaksanakan pula soft launching Ekosistem Layanan Digital Pemerintah Kabupaten Kulon Progo di stand Pemkab Kulon Progo. Peluncuran tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital serta memberikan kemudahan pelayanan publik yang terintegrasi, cepat, transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.

Kehadiran Kapolres Kulonprogo bersama jajaran Forkopimda dalam pembukaan Manunggal Fair 2026 sekaligus menunjukkan sinergitas lintas sektor dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat dan pembangunan daerah di Kabupaten Kulon Progo.

Polres Kulonprogo juga berkomitmen mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama seluruh rangkaian Manunggal Fair 2026 berlangsung, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Polsek Wates Sambang Satkamling Kriyanan, Tekankan Kewaspadaan Bersama Warga

 


 

Wates, Kulonprogo – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Polsek Wates, Polres Kulonprogo melaksanakan patroli sekaligus sambang ke Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Padukuhan Kriyanan RT 02/RW 06, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo, Minggu (20/9/2026) pukul 21.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ipda Wakijo didampingi Aiptu Putut Yulianto, Aiptu Anang Kusdianto, dan Bripka Sukur Nugroho. Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Wates menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui kegiatan Satkamling.

Petugas juga mengajak warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, di antaranya pencurian kendaraan bermotor, pencurian hewan ternak, pencurian di rumah kosong, serta berbagai modus penipuan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Warga juga diimbau untuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan selalu dikunci dengan baik. Selain itu, masyarakat diminta tidak meninggalkan kunci maupun barang berharga di dalam kendaraan serta meningkatkan pengamanan terhadap lokasi pemeliharaan hewan ternak guna mengantisipasi tindak pencurian.

Memasuki musim kemarau, personel Polsek Wates turut mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah, rumput kering, maupun lahan secara sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat memicu kebakaran di area yang mudah terbakar.

Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran agar dapat segera dilakukan penanganan. Upaya pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat, terutama selama kondisi cuaca kering dan meningkatnya potensi kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyosialisasikan layanan pengaduan masyarakat "Ibu Memanggil" serta layanan darurat kepolisian 110 yang dapat dihubungi masyarakat secara cepat, mudah, dan gratis apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Melalui kegiatan sambang dan patroli tersebut, Polsek Wates berharap sinergitas antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Peran aktif warga melalui Satkamling diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, kondusif, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi gangguan keamanan maupun bencana kebakaran selama musim kemarau.

 

Sabtu, 26 September 2026

POLSEK GALUR BERSAMA DAMKAR PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN KOSONG SELUAS 1,5 HEKTARE DI BROSOT

 

Galur, Kulonprogo – Personel Polsek Galur, Polres Kulon Progo, bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kulon Progo bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong yang terjadi di Dusun Nepi Pedukuhan VII, RT 30 RW 14, Kalurahan Brosot, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (24/9/2026).

Penanganan kebakaran tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Galur AKP Agus Winaryo, S.H., bersama sembilan personel Polsek Galur. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mendapatkan dukungan dari satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Damkar Kabupaten Kulon Progo yang mengerahkan empat personel untuk membantu proses pemadaman.

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada sebuah lahan kosong yang memiliki luas kurang lebih 1,5 hektare. Setelah memperoleh informasi mengenai adanya kebakaran, Kapolsek Galur bersama personel segera mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah-langkah penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya kebakaran pada area lahan kosong. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena api berpotensi menjalar ke bagian lahan lainnya maupun mendekati lingkungan di sekitar lokasi apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Personel Polsek Galur selanjutnya melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), sementara petugas Damkar Kabupaten Kulon Progo melaksanakan proses pemadaman menggunakan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.

Dalam pelaksanaan penanganan, petugas secara bersama-sama berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas. Personel kepolisian juga membantu memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman serta mendukung kelancaran petugas pemadam kebakaran dalam melaksanakan tugasnya.

Setelah dilakukan upaya pemadaman selama kurang lebih dua setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas kemudian memastikan kembali kondisi di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Kegiatan penanganan kebakaran tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan kondusif.

Kapolsek Galur AKP Agus Winaryo, S.H., mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan karena api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran di lahan secara sembarangan. Apabila melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera dilakukan penanganan dan api tidak meluas,” ujar Kapolsek Galur.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa penanganan kejadian kebakaran membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Sinergi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, pemerintah setempat, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga keamanan lingkungan.

Kehadiran personel Polsek Galur di lokasi juga merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan warga.

Dengan berhasilnya api dipadamkan, penanganan kebakaran lahan kosong di Dusun Nepi Pedukuhan VII, Kalurahan Brosot, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, dapat diselesaikan dengan aman. Petugas tetap mengingatkan masyarakat sekitar agar melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan dan segera melapor apabila ditemukan kembali titik api.
 

Kapolri: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa

 


 

Rembang – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.

Kapolri mengatakan, Indonesia memiliki keberagaman yang harus terus dirawat. Berbagai perbedaan yang ada perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat maupun negara.

“Di tengah berbagai tantangan global, kita harus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, persatuan menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Karena itu, perbedaan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan harus dikelola sebagai bagian dari kekuatan Indonesia.

Dalam menjaga persatuan tersebut, Kapolri turut menekankan pentingnya kebersamaan antara ulama dan umara. Keduanya memiliki sejarah panjang dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta memiliki peran dalam menjaga bangsa hingga saat ini.

Kapolri pun mengajak ulama dan umara untuk terus bergandengan tangan menjaga persatuan dan merawat NKRI demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya