Selamat Datang Di Website Resmi Tribrata News Polres Kulonprogo KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA, TAPI KAMI BERUSAHA UNTUK MENJADI YANG TERBAIK

Entri yang Diunggulkan

Polsek Wates Laksanakan Pengamanan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Antar Kalurahan Manunggal Cup 2026

    WATES, KULONPROGO – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Wates melaksanakan pengamanan ...

Kesiapan Ranmor Dinas Polri Saat Apel Gelar Pasukan

Penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dari Polres Kulonprogo

Pemeriksaan Urin Untuk Indikasi Penggunaan Narkoba Di Kalangan Polisi

Selasa, 01 Agustus 2023

Bhabinkamtibmas Melaksanakan Sambang Sekaligus Bantu Warga

 


 

TEMON. Bhabinkamtibmas Kalurahan Kulur Polsek Temon Aiptu Aris N melaksanakan sambang  sekaligus membantu warga masyarakat dalam pembuatan Sumur di Pedukuhan Kebondalem,  Kulur, Temon, Senin (31/07/2023).

Bhabinkamtibmas  berupaya memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat. Dengan tujuan Polri dapat Bertransformasi menjadi Polri yang lebih Presisi.

 

Dalam giat tersebut Aiptu Aris membantu dan menolong warga yang sedang mengerjakan pembuatan sumur di rumah salahb seorangb warga.

 

Kapolsek Temon Kompol Tjatur Atmoko ST., S.E.,  menjelaskan, kegiatan sambang ini dimaksudkan agar anggotanya langsung dapat berkoordinasi dengan warga serta bisa  membantu segala permasalahan yang ada.

 

"Sambang warga petugas kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas sebagai upaya Polri membangun interaksi sosial dengan warga masyarakat  guna mendapatkan informasi maupun keluhan agar bisa ditindak lanjuti", kata Kapolsek.

 

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kalurahan Tirtorahayu Menghadiri undangan Focus Group Discussion ( FGD ) di Kalurahan Tirtorahayu

 

 


 

GALUR, Bhabinkamtibmas Kalurahan Tirtorahayu Aiptu Widiyatno bersama Babinsa Serka Antar Suwantara menghadiri undangan Focus Group Discussion ( FGD ) di Kalurahan Tirtorahayu, dengan Tema Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Dalam Bentuk Gotong royong melalui Regulasi Kalurahan Jum'at 28/7/2023 pukul 13.00 WIB i.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut: Ketua DPD LPM DIY, Panewu Galur, Kepala dinas Lingkungan hidup Kabupaten  Kulon Progo, Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo, Kepala Dinas Kebanyakan Kab. Kulon Progo,  Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Kulon Progo,  Lurah Tirtorahayu beserta Perangkatnya, Babinsa dan Babinkamtibmas Kalurahan Tirtorahayu serta Tokoh Masyarakat, ujar Widiyatno.

 

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Panewu Galur dan Lurah Tirtorahayu, dilanjutkan dengan kegiatan Materi oleh Narasumber yang membahas tentang penanganan dan pengelolaan Sampah,

Menurut Narasumber Untuk meminimalisir permasalahan sampah maka harus ada pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah.

“ Pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan serta dapat mengubah perilaku masyarakat” kata Narasumber .



 

Bhabinkamtibmas Kalurahan Banaran Monitoring Di Area Laguna Pantai Trisik

 


 

Kulonprogo- Pada hari selasa tanggal 01 Agustus 2023 Bhabinkamtibmas Kalurahan Banaran Aipda Irwan Kusdiyanto bersama Babinsa Kal Banaran melaksanakan kegiatan sambang Kamtibmas sekaligus monitoring di area Laguna Pantai Trisik, Kalurahan  Banaran.

 

Bahwasanya  beberapa hari terakhir ini terjadi abrasi di Pantai Trisik yang mengakibatkan bibir pantai tergerus air terutama di sekitar selatan area parkir Laguna sampai dengan selatan tempat penangkaran penyu.

 Kemudian dampak dari abrasi tersebut mengakibatkan bibir pantai tergerus ke Utara, selain itu beberapa pohon Cemara yang tumbang dan juga beberapa warung yang ada di lokasi mengalami kerusakan.

 

Bhabinkamtibmas bersama tim SAR Linmas Pantai Trisik menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat sekitar dan juga pengunjung .

“Untuk berhati-hati dalam beraktivitas di sepanjang pantai trisik untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan”.

 

Polri Salurkan Bantuan Air Bersih Atasi Kekeringan di Grobogan

 


 

Jawa Tengah. Polri melalui Polres Grobogan menyalurkan bantuan kepada warga atas kekeringan yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Kekeringan terjadi akibat kemarau panjang yang terjadi.

Beberapa hari belakangan, sempat viral adanya warga yang mengambil air dari lubang yang dibuat di dasar sungai. Hal itu, terjadi di Dusun Karanganyar, Geyer, Grobogan.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan saat penyaluran bantuan air bersih mengerahkan 1 mobil water cannon yang biasa dipakai menghalau massa saat aksi demonstrasi, 4 mobil tangki, 4 mobil patroli yang telah dimodifikasi, dan 50 anggota Bhabinkamtibmas dengan motor bronjong berisi air bersih. Menurutnya, dalam mengatasi kekeringan yang terjadi di wilayah Grobogan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan PDAM Grobogan.

‘’Hari ini 1 mobil water cannon, 4 mobil tangki milik BPBD dan PDAM, 4 mobil patroli serta 50 motor bronjong Bhabinkamtibmas kami kerahkan untuk membantu mengatasi kekeringan yang terjadi di Kabupaten Grobogan,’’ jelas Kapolres Grobogan dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/23).

Kapolres menambahkan, air bersih bersih tersebut akan disalurkan di beberapa titik, di antaranya mobil water canon dan 2 mobil tangki menyalurkan bantuan air bersih di wilayah Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan. Kemudian, 2 mobil tangki di Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan.

‘’Untuk mobil patroli yang telah di modifikasi dan motor bronjong polisi berisi air bersih, mengikuti penyaluran air bersih di masing-masing wilayah Polseknya,’’ ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kepala Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan Dwi Sri Astutik mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polres Grobogan beserta jajarannya. Menurutnya, penyaluran air bersih yang dilakukan langsung oleh Kapolres Grobogan di Desanya itu sangat membantu masyarakat yang selama ini mendapatkan air bersih dengan cara mengambil air dari sumur yang berada di sawah.

‘’Warga kami telah mengalami kekeringan selama dua bulan ini. Selama ini, warga mengambil air dari sumur yang berada di sawah. Karena kalau membeli harganya sekitar Rp120 ribu. Tentunya itu sangat berat bagi warga kami yang sebagian besar bekerja sebagai petani,’’ ujar Dwi Sri Astutik.

Ia berharap, bantuan air bersih untuk warga ini dapat terus dilakukan. Bahkan, ia berharap diberikan bantuan air minimal seminggu sekali.